previous arrowprevious arrow
next arrownext arrow
Slider
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Ditulis pada tanggal 8 September 2018, oleh smpbss, pada kategori Berita


MALANG KOTA– Pengalaman berharga diperoleh 15 siswa SD dan SMP Brawijaya Smart School (BSS). Selama seminggu, mulai 29 Agustus-5 September lalu, mereka mengikuti program pertukaran pelajar (student excghange) di Jepang.

Dari 15 peserta student exchange, delapan orang diantaranya merupakan siswa SD BSS yakni, Ahmad Humam, Attalla M. Farrel, Jovinantya, Rajendra, M. Raihan Rahman, Kaneura Adjani, Maya Indah Khofifah, Sibylla Naraya, Raka Undru.

Sedangkan tujuh orang lainnya merupakan siswa SMP. Yakni, Akhdan Darmawan, Rayhan Erba, Fathiya Nur Salsabila, Clarissa Safa, Rr. Kanafia Khalifah, Naura Attaya, dan Amore Amodia.

Ke-15 siswa itu terpilih setelah melalui serangkaian seleksi. Adapun program student exchange kali ini merupakan buah kerja sama antara International Institute of Multicultural Studies (IIMS) dengan Jurusan  Sastra Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (UB).

Lantaran Jepang merupakan negara yang menjunjung tinggi budaya, tak semua warganya bias berbahasa Inggris. Karena itu, sebelum berangkat, para siswa mengikuti kursus bahasa Jepang.

“Kami memfasilitasi siswa untuk belajar Bahasa Jepang di Naoyuki Academic Center. Tiap pulang sekolah mereka langsung les mulai dari materi perkenalan, percakapan sehari-hari, maupun belajar menulis Kanji dan Katakana.” kata kepala sekolah SD BSS Hari Budi Setiawan, M.Pd.I.

Ada banyak pengalaman menarik yang didapat para siswa dalam perjalanan menuju Jepang, juga saat tinggal di Jepang. “Saat transit di Singapura, kami hamper saja ketinggalan pesawat ke Jepang. Tentunya jadi pengalaman paling mendebarkan.” paparnya.

Di Jepang, para siswa bias melihat dari dekat bagaimana disiplinnya masyarakat disana. Termasuk dalam hal menjaga kebersihan.

Salah satu siswa peserta student exchange M. Raihan menyatakan bahwa dia kesulitan menemukan tempat sampah di Jepang. “Meski jarang ada tempat sampah, tapi Jepang itu bersih sekali. Kami harus bawa kantong kemana-mana untuk menampung sampah.” ujar siswa kelas VI SD ini.

Di Jepang, rombongan SD-SMP BSS mengunjungi Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT). Disana, para siswa mengikuti sejumlah kegiatan. Di antaranya, workshop budaya dan bahasa Jepang hingga origami.

Selain itu, di Tokyo, Jepang, mereka juga berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Di sana, para siswa mendapatkan petuah-petuah dari duta besar Indonesia untuk Jepang. Di antaranya, petuah untuk meniru budaya disiplin dan keramahan khas orang-orang Jepang. (def/c2/mf)

Radar Malang – Sabtu, 8 September 2018

Facebook Comments

Back to top